Minggu, 22 Mei 2016

PPT Muda-mudi

https://drive.google.com/open?id=0B84oTPUN4I_nc1lQdlN2TU43d2M
LAMPIRAN 1          
Rencana penilaian : penilaian segera
A.      PENILAIAN PROSES LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (dikelas)
NO
INDIKATOR YANG DIAMATI
A
B
C
1
Partisipasi perseta didik dalam mengikuti layanan



2
Peserta layanan dapat bekerjasama dalam kelompok



3
Keaktifan peserta didik dalam mengikuti layanan dan partisipasi aktif



4
Fasilitas mendukung dalam layanan



5
Materi layanan diamati peserta layanan




JUMLAH



Keterangan: A : Baik         = jumlah skor 10-15
                          B : Cukup      = jumlah skor 9-5
                          C : Kurang    = jumlah skor 1-5
B.  PENILAIAN HASIL BIMBINGAN DAN KONSELING
NO
INDIKATOR YANG DIAMATI
A
B
C
1
Peserta layanan merasa senang dalam kegiatan layanan



2
Peserta layanan memahami dan melaksanakan kehidupan muda-mudi dengan semestinya yang wajar



3
Peserta layanan akan mengetahui dampk kenakalan remaja



4
Kelompok layanan dapat mempresentasikan hasil pengamatan



5
Peserta layanan memiliki pengetahuan dan pengalaman lebih tentang fasilitas yang disediakan




Jumlah





C.  KEGIATAN SISWA
1.    Jelaskan pengertian remaja ?
2.    Jelaskan dampak dari kenakalan remaja ?
3.    Bagaimana cara agar kita tidak terpengaruh dari teman sebaya ?
4.    berikan contoh macam-macam kenkalan remaja  ?
5.    Diusia berapa kita masih dikatkan masa remaja ?
6.    Bagaimana cara kita untuk menyikapi jika teman yang sudah terkena dampak kenakalan remaja ?














Lampiran 2
Remaja berasal dari kata latinadolensence yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik (Hurlock, 1992).Pasa masa ini sebenarnya tidak mempunyai tempat yang jelas karena tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua.
Seperti yang dikemukakan oleh Calon (dalam Monks, dkk 1994) bahwa masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak.Menurut Sri Rumini & Siti Sundari (2004: 53) masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/ fungsi untuk memasuki masa dewasa.
Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. Sedangkan pengertian remaja menurut Zakiah Darajat (1990: 23) adalah:

masa peralihan diantara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisiknya maupun perkembangan psikisnya. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang.

Pengertian Remaja

Hal senada diungkapkan oleh Santrock (2003: 26) bahwa adolescene diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional.
Batasan usia remaja yang umum digunakan oleh para ahli adalah antara 12 hingga 21 tahun. Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu 12 – 15 tahun = masa remaja awal, 15 – 18 tahun = masa remaja pertengahan, dan 18 – 21 tahun = masa remaja akhir.  Tetapi Monks, Knoers, dan Haditono membedakan masa remaja menjadi empat bagian, yaitu masa pra-remaja 10 – 12 tahun, masa remaja awal 12 – 15 tahun, masa remaja pertengahan 15 – 18 tahun, dan masa remaja akhir 18 – 21 tahun (Deswita, 2006:  192)
Definisi remaja yang dipaparkan oleh Sri Rumini & Siti Sundari, Zakiah Darajat, dan Santrock tersebut menggambarkan bahwa masa remajaadalah masa peralihan dari masa anak-anak dengan masa dewasa dengan rentang usia antara 12-22 tahun, dimana pada masa tersebut terjadi proses pematangan baik itu pematangan fisik, maupun psikologis.

Dampak Kenakalan Remaja. Saat ini, hampir tidak terhitung berapa jumlah remaja yang melakukan hal-hal negatif.Bahkan, Dampak kenakalan remaja tersebut, banyak sekali kerugian yang terjadi, baik bagi remaja itu sendiri maupun orang-orang di sekitar mereka.Remaja adalah seorang anak yang bisa dibilang berada pada usia tanggung, mereka bukanlah anak kecil yang tidak mengerti apa-apa, tapi juga bukan orang dewasa yang bisa dengan mudah akan membedakan hal mana yang baik dan mana yang berakibat buruk. 
Sebelum mengetahui apa saja dampak kenakalan remaja, kita perlu tahu tentang kenakalan apa saja yang mungkin dilakukan oleh remaja. Sebuah kenakalan tentu tidak bisa didata satu persatu, namun bisa dirangkum seperti penjelasan di bawah ini.

kenakalan remaja:

  • Kenakalan dalam keluarga: Remaja yang labil umumnya rawan sekali melakukan hal-hal yang negatif, di sinilah peran orang tua. Orang tua harus mengontrol dan mengawasi putra-putri mereka dengan melarang hal-hal tertentu.Namun, bagi sebagian anak remaja, larangan-larangan tersebut malah dianggap hal yang buruk dan mengekang mereka. Akibatnya, mereka akan memberontak dengan banyak cara. Tidak menghormati, berbicara kasar pada orang tua, atau mengabaikan perkataan orang tua adalah contoh kenakalan remaja dalam keluarga.
  • Kenakalan dalam pergaulan: Dampak kenakalan remaja yang paling nampak adalah dalam hal pergaulan. Sampai saat ini, masih banyak para remaja yang terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Mulai dari pemakaian obat-obatan terlarang sampai seks bebas.Menyeret remaja pada sebuah pergaulan buruk memang relatif mudah, dimana remaja sangat mudah dipengaruhi oleh hal-hal negatif yang menawarkan kenyamanan semu. Akibat pergaulan bebas inilah remaja, bahkan keluarganya, harus menanggung beban yang cukup berat.
  • Kenakalan dalam pendidikan: Kenakalan dalam bidang pendidikan memang sudah umum terjadi, namun tidak semua remaja yang nakal dalam hal pendidikan akan menjadi sosok yang berkepribadian buruk, karena mereka masih cukup mudah untuk diarahkan pada hal yang benar. Kenakalan dalam hal pendidikan misalnya, membolos sekolah, tidak mau mendengarkan guru, tidur dalam kelas, dll.

Dampak Kenakalan Remaja

  • Dampak kenakalan remaja pasti akan berimbas pada remaja tersebut. Bila tidak segera ditangani, ia akan tumbuh menjadi sosok yang bekepribadian buruk.
  • Remaja yang melakukan kenakalan-kenakalan tertentu pastinya akan dihindari atau malah dikucilkan oleh banyak orang. Remaja tersebut hanya akan dianggap sebagai pengganggu dan orang yang tidak berguna.
  • Akibat dari dikucilkannya ia dari pergaulan sekitar, remaja tersebut bisa mengalami gangguan kejiwaan. Yang dimaksud gangguan kejiwaan bukan berarti gila, tapi ia akan merasa terkucilkan dalam hal sosialisai, merasa sangat sedih, atau malah akan membenci orang-orang sekitarnya.
  • Dampak kenakalan remaja yang terjadi, tak sedikit keluarga yang harus menanggung malu. Hal ini tentu sangat merugikan, dan biasanya anak remaja yang sudah terjebak kenakalan remaja tidak akan menyadari tentang beban keluarganya.
  • Masa depan yang suram dan tidak menentu bisa menunggu para remaja yang melakukan kenakalan. Bayangkan bila ada seorang remaja yang kemudian terpengaruh pergaulan bebas, hampir bisa dipastikan dia tidak akan memiliki masa depan cerah. Hidupnya akan hancur perlahan dan tidak sempat memperbaikinya.
  • Kriminalitas bisa menjadi salah satu dampak kenakalan. Remaja yang terjebak hal-hal negatif bukan tidak mungkin akan memiliki keberanian untuk melakukan tindak kriminal. Mencuri demi uang atau merampok untuk mendapatkan barang berharga.

Sumber : http://belajarpsikologi.com/akibat-kenakalan-remaja/


RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

  A.    IDENTITAS
a.       SatuanPendidikan                         : SMP NEGERI 21 SURABAYA
b.      TahunAjaran                                 : 2015 – 2016
c.       Sasaran Pelayanan                         : Kelas VII
d.      Pelaksana                                      : Muhammad Faisol Akbar
e.       PihakTerkait                                  : Siswa, Guru BK, Wali Kelas dll

  B.     WAKTU DAN TEMPAT
a.       Tanggal                                         : 3 November 2015
b.      Jam Pemberlajaran                        : Sesuai Jadwal
c.       Volume Waktu (JP)                      : 1 JP (@40 Menit)
d.      Spesifikasi Tempat Belajar            : Di kelas masing-masing

  C.     MATERI PEMBELAJARAN
a.       Tema/Subtema                              : 1. Tema                     : Kehidupan Muda-mudi
: 2 Subtema                 : Kehidupan Remaja, pada tingkatan remaja awal, dan remaja akhir
b.      Sumber Materi                              : Web atau internet, buku yang berkaitan dengan kehidupan muda-mudi ( Sumber : http://belajarpsikologi.com/akibat-kenakalan-remaja/)


  D.    TUJUAN/ARAH PENGEMBANGAN
a.       Pengembangan KES (Kehidupan Efektif Sehari-hari)                             :
1.      Acuan (A)                   : Kegiatan belajar untuk memahami kehidupan muda-mudi, dari remaja awal, sampai remaja akhir.
2.      Kompetensi (K)          : Kemampuan memahamil ingkungan muda-mudi pada lingkungan sekitar.
3.      Usaha (U)                    : Kegiatan belajar memahami arti dari pergaulan kaum muda, dan perbedaan yang pada tiap zamannya, meningkatkan kewaspadaan dari pergaulan yang negatif.
4.      Rasa (R)                      : Berperan aktif dalam kehidupan kaum muda secara positif, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk kaum muda.
5.      Sungguh-sungguh (S) : Kesungguhan dalam mempelajari materi dan dapat mempraktekan dengan baik di lingkungan masyarakat maupun di kalangan remaja.

b.      Penangan KES-T (KehidupanEfektif Sehari-hari yang Terganggu)         :
1.      Mencegah terjadinya kehidupan remaja yang negatif
2.      Terhindar dari perilaku yang keluar dari rell
3.      Pandai bergaul dengan sesamanya.

c.       Ridho Tuhan, Bersyukur, Ikhlas dan Tabah                                 :
Memohon Ridho dari Tuhan yang Maha Esa, agar dalam pergaulan remaja mereka tidak salah memilih lingkungan.

   E.     METODE DAN TEKNIK    
a.       Jenis Layanan                                : Layanan Informasi
b.      Kegiatan Pendukung                    : Kuisoner

1.      Pertama                                   : Menerangkan kehidupan muda-mudi, positif dan negatifnya, menjelaskan pengaruh lingkungan serta sosial kepada para siswa
2.      Kedua                                     : Memberikan motivasi dalam kehidupan kaum muda dan mudi

   F.      Sarana
a.       Kelengkapan Presentasi Materi Muda-Mudi
1.      Vidio tentang kelakuan remaja
2.      Internet atau web

b.      Kelengkapan Pembelajaran
1.      PPT tentang Kehidupan muda-mudi
2.      Proyektor
3.      LCD
4.      Leptop

   G.    SASARAN PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN / PELAYANAN
Diperoleh hal-hal baru oleh siswa terkait KES ( Kehidupan Efektif Sehari-hari)
Dengan unsur-unsur AKURS (Acuan, Kompetensi, Rasa, Sungguh-sungguh)
a.       Dapat menjelaskan apa itu kehidupan pada kaum remaja
b.      Menjelaskan dampak negative dan positif dari kehidupan remaja zaman sekaranga
c.       Melakukan diskusi bersama tentang materi kehidupan muda-mudi
d.      Apa yang mereka dapatkan setelah mengetahui kehidupan muda-mudi
e.       Mempresentasikan hasil diskusi yang telah merekalakukan
f.       Siswa diberi kesempatan untuk bertanya mengenai materi dalam kehidupan muda-mudi dan melihat respon dari para siswa dan antusiasnya.

   H.    LANGKAH PEMBINAAN
Langkah ini berupa kegiatan siswa merespon materi atau item-item dalam kehidupan muda-mudi dengan menunjukan materi melalui PPT

1.      Menanyangkan materi dengan menggunakan PPT
2.      Menerangkan setiap point-point yang ada pada PPT
3.      Memberikan kesempatan kepada siswa, jika pada point-point di PPT kurang di mengerti oleh para siswa
4.      Setelah materi PPT sudah di berikan semua, memberikan kesempatan kepada siswa menyimpulkan isi materi kehidupan muda-mudi

I.       LANGKAH KEGIATAN
A.       LANGKAH PENGANTARAN
1.         Mengucapkan salam dan mengajak siswa berdoa.
2.         Mengecek kehadiran siswa, dan mengajak mereka berempati kepada siswa yang tidak hadir.
3.         Mengajak dan membimbing siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran/ pelayanan dengan penuh perhatian, semangat dan penampilan dengan melakukan kegiatan berpikir, merasa, bersikap, bertindak dan bertanggung jawab (BMB3) berkenaan dengan materi pembelajaran/ pelayanan yang akan dibahas.
4.         Menyampaikan arah materi pokok pembelajaran, yaitu dengan judul Kehidupan Muda-mudi.

5.         Menyampaikan tujuan pembahasan yaitu:
a.       Tujuan materi adalah untuk mengingatkan kepada mereka tentang kehidupan muda-mudi
b.      Dapat mencari kegiatan yang positif dan membangun kepribadian


B.       LANGKAH PENJAJAKAN
1.    Menanyakan kepada siswa tentangpengetiankehidupanmuda-mudi
2.    Meminta respon siswa tentangkehidupanmuda-mudi
3.    Meminta siswa mengemukakan pengalaman tentangmasaremajamerekadari SD sampek SMP
4.    Memberikan ulasan umum dan penegasan-penegasan berkenaan dengan masukan/ respon/ pengalaman siswa untuk nomor 1, 2, dan 3 di atas.
                           
C.       LANGKAH PENAFSIRAN
1.    Membahas kondisi/ materi yang dikemukakan siswa pada langkah penjajakan dengan penekanan-penekanan tertentu mengarah pada materi pokok.
2.    Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan atau merespon materi KehidupanMuda-mudi yang telah dijelaskan; pertanyaan dan respon siswa tersebut dijawab dan diberikan ulasan serta penegasan-penegasan yang diperlukan.

D.      LANGKAH PEMBINAAN
Berisi kegiatan penguraian, diskusi, pelatihan pengembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan melalui strategi transformatif dengan dinamika BMB3:
1.    Peserta didik diminta untuk menetapkan (secaratertulis) apa yang ingin mereka (masing-masing) bisa melakukannya.

2.    Membahas tentang:
a.   Penegasantentangapa yang diinginkandalamkehidupanremaja.
b.   Bagai mana kondisi selama ini tentang apa yang diinginkanitu, berdasarkan pengalamannya sehari-hari
c.   Apa kendala dan hambatan yang ada.
d.  Memberikan gambaran positif dan negative dari kehidupan remaja jaman sekarang

3.    Materi bahasan tersebut dicarikan AKURS-nya.

4.    Peserta didik ditugaskan membicarakan materi “Kehidupan Muda-mudi ” 

E.       LANGKAH PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT
1.         PenilaianHasil
Di akhir proses pembelajaran / pelayanansiswadimintamerefleksikan (secara lisan dan atau tertulis) apa yang mereka peroleh dengan pola BMB3 dalam unsur-unsur AKURS:

a.    Berfikir: Bagaimana peserta didik berpikir tentang kehidupan remaja awal. (Unsur A).
b.    Merasa: Mengikut sertakan mereka dalam kegiatan yang positif dan jauh dari kehidupan remaja yang negative (Unsur R).
c.    Bersikap/Bertindak: Dapat memahami lingkungan serta memahami arti pergaulan muda-mudi (Unsur U dan K).
d.   Bertanggung Jawab: Bagaimana siswa bersunguh-sungguh dalam berusaha meguasai apa yang ia ingin bisa lakukan dan mempraktekan dengan baik dilingkungan masyrakat (UnsurS).

2.         Penilaian Proses
Melalui pengamatan dilakukan penilaian proses pembelajaran/pelayanan untuk memperoleh gambaran tentang aktivitas siswa dan efektifitas pembelajaran/pelayanan yang telah diselenggarakan.




3.         LAPELPROG danTindakLanjut
Setelah kegiatan pembelajaran atau pelayanan selesai, disusunlah Laporan Pelaksanaan Program Layanan (LAPELPROG) yang memuat data penilaian hasil dan proses,dengan disertai arah tindak lanjutnya.


                                                                                                Surabaya, 10 November 2015
Guru Pamong                                                                          Mahasiswa PPL

SAPTA MEININGSIH, S.Pd.,M.Si                              MUHAMMAD FAISOL AKBAR
 NIP 19800524 200604 2028
                                                    NIM 125000064

Mengetahui :
Kepala Sekolah

CHAMIM ROSYIDI IRSYAD, M.Pd, M.Si           
NIP 19621209 198303 1 016